Kamis, 10 Desember 2015

MEMASTIKAN KEASLIAN BATU AKIK




Demam batu akik masih saja belum surut melanda nusantara. Sejak akhir tahun 2014 sampai sekarang pertengahan tahun 2015  demam batu akik malah semakin menjadi, bahkan semakin menjalar sampai ke semua lapisan masyarakat. Seiring dengan makin tingginya permintaan akan batu akik maka semakin pintar juga orang untuk membuat batu sintesis agar terlihat seperti batu akik asli.

Banyak sekali pendapat dan pandangan yang berbeda mengenai bagaimana cara  membedakan batu akik asli dengan batu sintetis. Buat sobat gemslover semua berikut saya mau coba paparkan beberapa tips membedakan batu akik asli dan sintetis.


Cara yang paling mudah yang biasa dipakai yaitu dengan menggunakan senter. Para pembeli batu akik sekarang ini sudah semakin pintar, biasanya mereka membawa senter untuk melihat keaslian batu akikBatu akik asli ketika disenter akan terlihat adaya serat-serat, serat-serat ini jugalah yang menentukan harga dan kualitas batu akik. Batu akik masakan tidak akan memiliki serat ini dan akan terlihat jernih sekali ketika disenter. Namun hal ini tentunya hanya bisa dilakukan pada batu-batu yang jernih dan tembus pandang seperti bacan dan pandan. Batu alami pasti memiliki serat-serat natural dan unik, berbeda dengan buatan manusia.

Cara paling mudah ke dua yaitu coba sobat gemslover tempelkan batu akik tersebut ke permukaan kulit atau pipi, jika dingin maka itu batu akik asli.



Cara selanjutnya sobat gemlover juga dapat mencoba meneteskan air ke atas permukaan batu, apabila tetesan tersebut menetap tidak bergerak maka batu akik tersebut sudah pasti asli. Ciri lain yang membedakan adalah berat, batu akik asli dengan kaca bisa terasa berbeda beratnya. Tetapi jika kita baru mulai tertarik dengan batu akik maka hal ini akan sulit dirasakan. Pembeli batu akik berpengalaman biasanya dengan hanya dilihat dan dipegang sudah langsung tahu. Akan tetapi dewasa ini banyak sekali para pecinta batu akik yang dengan mudah menyebutkan batu akik dengan sebutan sintetis hanya dengan melihat sepintas saja, entah mungkin karena pengalamannya atau hanya tebak-tebakan saja. Jelas hal ini dapat menimbulkan petikaian.




Saran untuk para penggemar batu akik, jangan penah menyebutkan asli atau tidaknya batu orang lain karena hal ini dapat mempengaruhi kepercayaan orang lain terhadap sobat gemslover, dan tidak sedikit pertikaian terjadi dikarenakan hal sepele seperti ini.








Sobat gemslover boleh juga di intips artikel dibawah ini :
ciri-ciri batu akik asli
tips merawat batu bacan
4 langkah membedakan batu permata asli
cara mengetahui keaslian batu kecubung
tips membedakan batu kalimaya
cara membedakan batu bacan, palamea, doko

sumber : http://www.tipspenting.com/


Rabu, 02 Desember 2015

TIPS BELAJAR MEMBUAT AQUASCAPE


Aquascape bisa diartikan dengan seni menghias tanaman dengan media air yaitu aquarium dengan mengutamakan keindahan dan kemiripan dengan ekosistem alam. Selain itu aquascape juga bisa di isi dengan berbagai jenis ikan hias yang dapat memperindah hasil akhir aquascape itu sendiri. Aquascape bisa di lakukan di semua ukuran aquarium, misalnya dari bekas toples yang bisa jadi aquascape mini .

Nah Berikut ini adalah langkah mudah untuk membuat aquascape :

Pertama – tama coba kita siapkan dulu alat dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Alat-alat

Satu buah aquarium dengan ukuran yang disesuaikan dengan keinginan


Satu buah filter air untuk menyaring kotoran dalam air agar air tidak mudah keruh, kotor dan bau.


Lampu untuk pengganti sinar matahari, berguna juga agar pemandangan di dalam air lebih terang


Pasir silica atau bisa juga kita menggunakan Pasir Malang sebagai dasar dari aquarium yang akan kita buat menjadi aquascape



Pupuk dasar berguna untuk menyuburkan tanaman air, rumput air yg lebih dikenal dengan nama moss


Batu juga dibutuhkan untuk menambah kesan alami pada aquascape


Jenis tanaman yang bisa dipakai, untuk permulaan pilih saja tanaman yang mudah untuk hidup. 


Setelah ekosistem di dalam aquarium stabil dan tanaman awal hidup bisa di tambah dengan tanaman lain.


Proses Pembuatan

  1. Siapkan aquarium
  2. Taburkan pupuk dasar secukupnya pada dasar aquarium kemudian Masukkan pasir silica atau pasir malang dengan ketebalan kira – kira  1cm atau lebih, kemudian aduk rata pasir dan pupuk sampai tercampur semua.
  3. Langkah selanjutnya adalah menambah pasir hingga ketebalan pasir di dalam aquarium sekitar  5cm atau sesuai dengan keinginan kita. Tahap ini kita bisa membuat landscape yang di inginkan, usahakan terdapat bagian yang lebih rendah untuk pengendapan kotoran.
  4. Kemudian masukan batu, kayu, akar atau apa saja untuk hiasan pelengkap agar aquascape terlihat lebih natural.
  5. Masukkan air sampai tinggi kira – kira 5 sampai dengan 10 cm untuk memudahkan penanaman. Agar air tidak merusak pasir yang ada bisa menggunakan piring kecil sebagai perantara masuknya air.
  6. Tanam tanaman yang akan di tanam dan atur sesuai keinginan.
  7. Pasang filter aquarium
  8. Isi aquarium dengan air sampai penuh, untuk permulaan air akan tampak kotor. Tunggu beberapa hari sampai air benar-benar bersih.
  9. Terakhir masukkan ikan hias sesuai selera. Untuk aquascape sebenarnya lebih cocok ikan-ikan kecil seperti neon tetra atau zebra.
  10. Tunggu dan lihat hasil akhir pekerjaan anda selama beberapa minggu kedepan dan nikmati keindahan aquascape hasil kreasi anda.

coba lihat tuntunannya disini >>>> 


APA SIH AQUASCAPE ITU?




Banyak orang ragu dan juga bingung dengan pemakaian istilah antara Aquarium dan Aquascape. Padahal pada dasarnya bentuk wadahnya bisa dibilang sama saja, yaitu menggunakan kotak  kaca dengan berbagai jenis dan ukuran serta ketebalan. Hal yang membedakan antara aquarium dan aquascape adalah teknik penggunaan pada kotak kaca tersebut atau bisa kita sebut isi atau apa yang akan kita tambahkan dalam kota kaca tersebut. 



Aquarium cenderung  mengutamakan jenis ikan hias’ hal ini juga mendukung dengan penggunaan batu karang, tanaman air dan juga pasir. Sedangkan bisa kita bedakan dengan aquascape yang mengutamakan  tanaman air, fosil atau batu, juga berbagai jenis kayu sebagai media pertumbuhan tanaman . hal ini menyebabkan aquascape hanya menggunakan jenis ikan hias keci-kecil saja yang disinyalir tidak akan merusak tanaman dan rumput air pada aquascape.



Aquascape adalah bentuk ekosistem atau biota laut kecil. Umumnya setelah aquascape berumur 2 bulan, ekosistemnya sudah mulai tercipta. Ada 4 faktor utama dalam aquascape, yaitu pencahayaan untuk fotosintesis,  co2 untuk tanaman, nutrisi atau pupuk untuk tanaman, dan filterisasi. Selain itu juga perlu diperhatikan suhu air dijaga antara 26-28 derajat.
java moss
flame moss
mini pelia
moss ball

pearl moss
ikan buntal
udan chery belang
jenis tanaman untuk memperindah tampilan pada aquascape terdapat banyak pilihannya. Biasanya toko-toko dan perancang aquascape telah  menyediakan berbagai  macam pilihan. Pada umumnya hanya disediakan tanaman yang mudah dirawat saja seperti moss, hal ini disebabkan karena terdapat beberapa jenis tanaman air yang memerlukan teknik perawatan tinggi dalam pengembangbiakannya, seperti suhu air harus dibawah 20 derajat dan pada dasarnya tidak semua ikan dapat bertahan di suhu rendah itu, selain itu juga memerlukan  alat pendingin yang harganya bisa dibilang sangat mahal.
galaxy rasbora



manvis
Bisa kita simpulkan, Aquascape adalah seni mengatur tanaman air, batu, karang dan kayu agar terlihat alami dan indah dipandang dalam akuarium sehingga memberikan efek atau sensasi seperti berkebun di bawah air.

MEMASTIKAN KEASLIAN BATU AKIK

Demam batu akik  masih saja belum surut melanda nusantara. Sejak akhir tahun 2014 sampai sekarang pertengahan tahun 2015  dema...